Menguak Misteri di Balik Keajaiban Kitab Stambul yang diBuru Banyak Orang

misteri kitab stambul

Di Indonesia, kitab Stambul hingga saat ini masih menyimpan banyak misteri yang belum terungkap. Namun meskipun misteri kitab Stambul ini belum tersingkap, banyak yang meyakini bahwa kitab ini merupakan pusaka yang dapat memberikan sejumlah manfaat bagi orang yang memilikinya.

Kitab yang juga dikenal dengan nama Al Quran Stambul ini sebenarnya merupakan Al-Quran dalam versi kecil atau mini yang pertama kali berasal dari Istambul dan mulai diperbanyak pada sejak dekade abad 20.

Di Indonesia sendiri, versi mini dari Al Quran ini banyak dipercaya sebagai jimat atau pegangan yang memiliki kekuatan magis sehingga dapat mempermudah segala macam urusan.

Asal Usul Kitab Stambul Menurut Sejarah

Nama Stambul sebenarnya merupakan nama yang berasal dari kata Istambul, sebuah nama kota di Turki. Salah satu sumber sejarah menyebutkan bahwa kitab Stambul berasal dari abad-16, tepatnya pada masa kerajaan Topkapi yang pada saat itu berada di bawah kepemimpinan Sultan Selim II.

Di bawah pemerintahan Sultan Selim II, berdirilah 2 akademi seni lukis yakni Nakkashane I Irani dan Nakkashane I Rum yang menjadi tempat berkembangnya seni lukis miniatur.

Pada masa selanjutnya, pembuatan miniatur Al Quran dimulai dengan mengikuti trend Turki pada masa tersebut. Hafiz Osman Effendi , kaligrafer sekaligus guru di kerajaan Topkapi adalah sosok pertama kali yang membuat miniatur Al Quran yang ditulis tangan.

Seiring dengan semakin majunya teknologi percetakan pada awal abad 19, miniatur Al Quran atau yang sekarang dikenal dengan Al Quran Stambul ini menarik perhatian dunia dan pada dekade abad 20 mulai diperbanyak.

Selain di Turki, Al Quran Stambul juga diproduksi di negara Pakistan dan India. Namun terdapat perbedaan gaya pada penulisan Khat antara kitab Stambul produksi kedua negara tersebut dengan produksi dari Turki.

Saat ini sendiri, banyak negara yang mulai memproduksi miniatur Al Quran yang satu ini, termasuk Indonesia.

Cerita Di Balik Kitab Stambul di Indonesia

Kitab Stambul di Indonesia dapat dikatakan cukup terkenal di dunia paranormal. Seperti yang telah sempat disebutkan sebelumnya, kitab ini dipercaya memiliki khasiat tertentu yang dapat mempermudah urusan bahkan memberikan kekuatan supranatural kepada pemiliknya.

Konon katanya, terdapat cerita pada masa lalu yang mengungkap bahwa para ulama pejuang pada zaman Belanda mengalungkan kitab Stambul di lehernya. Sebagian mempercayai bahwa kitab tersebut membuat mereka dapat selamat dari suatu pertempuran.

Salah satu cerita yang cukup terkenal adalah kisah dari ulama pejuang asal Aceh bernama Teungku Cot Plieng yang konon katanya menggunakan kitab Stambul untuk dapat memenangkan pertempuran dan menghilang pada saat disergap oleh bangsa Belanda.

Namun suatu saat, Teungku Cot Plieng kehilangan Al Quran Stambul-nya dan akhirnya meregang nyawa di tangan penjajah.

Macam Kitab Stambul Berdasarkan Warna Tulisan

Berdasarkan dari beberapa sumber, Di Indonesia, kitab Stambul diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis berbeda berdasarkan pada warna tulisannya. Adapun beberapa jenis yang dimaksud adalah sebagai berikut :

  • Kitab Stambul Bertuliskan Tinta Hitam, menurut penuturan orang zaman dulu, kitab Stambul jenis ini berada di tingkatan biasa dan banyak digunakan oleh santri.
  • Kitab Stambul Bertuliskan Tinta Merah, kitab Stambul jenis ini banyak dikatakan berada pada tingkatan menengah dan lebih banyak digunakan oleh pedagang, prajurit dan juga pejabat.
  • Kitab Stambul Bertuliskan Tinta Emas, kitab Stambul dengan tinta emas ini konon katanya banyak digunakan oleh sultan, syekh dan kyai di masa lalu.

Selain berdasarkan pada warna tinta tulisan, ada juga yang mengklasifikasikan kitab Stambul ini ke dalam 3 jenis lain berdasarkan bentuknya, yakni kitab Stambul berbentuk segi empat, berbentuk heksagonal atau segi delapan dan berbentuk gulungan.

Itulah sekilas ulasan mengenai misteri dibalik kitab Stambul yang telah dirangkum dari berbagai sumber. Bagaimanakah pendapat anda mengenai kitab yang dikatakan bertuah oleh cukup banyak orang Indonesia ini?

Terlepas dari benar atau tidaknya misteri kitab Stambul ini, satu hal yang perlu diingat bahwa kerja keras dan doa yang dipanjatkan kepada yang Maha Kuasa adalah hal yang lebih kuat dibandingkan dengan pusaka apapun.

Konsultasi Serius dengan Pakarnya Ki Sabrang Alam, Silahkan hubungi kontak di bawah ini :

081 226 888 103 ( WA / Telpon / SMS )